Sejarah MIN Denpasar

Share:



MIN Denpasar memiliki sejarah yang sangat panjang, pada tahun 1990 para tokoh masyarakat beserta pengurus Masjid Al Mujahirin di Kampung Islam Kepaon - Denpasar bermusyawarah dan menghasilkan kesepakatan untuk mendirikan Madrasah Diniyah Al Athfal.

Tokoh - tokoh yang berjasa atas cikal bakal berdirinya MIN Denpasar diantaranya :
Abdul Kadir, H. Ishaq Ibrahim,  Ali Ghazali (alm),  Zuhdi (alm), H. Muhammad Harun, H. Muzani (alm), , H. Abdul  Hadi, H. Usmuni(alm), , Usman Ghazali , Saiduddin ,S.Pd, Muhammad Musa, Abdul Razaq dan lain lain.

Setelah melalui perkembangan selama beberapa tahun dan evaluasi yang mendalam kemudian para tokoh tersebut merubah bentuk pendidikan islam Madrasah Diniyah Al Athfal tersebut menjadi Madrasah Ibtidaiyah Al Muhajirin pada tahun 1992, tepatnya 17 Muharram 1413 H.



Para tokoh melalui wadah Yayasan Al Muhajirin mengajukan permohonan penegrian MI Al Muhajirin. Kemudian melalui Surat Keputusan Mentri Agama Republik Indonesia Nomor 5 : 515 A Tahun 1995, tanggal 25 Nopember 1995. Madrasah Ibtidaiyah Al Muhajirin dirubah namanya menjadi Madrasah Ibtidaiyah Negeri atau MIN Badung, sehingga merubah status sekolah menjadi Madrasah Negeri.

Seiring dengan adanya pemekaran daerah Denpasar menjadi Kota Madya Dati II Denpasar, maka MIN Badung berubah nama menjadi MIN Denpasar hingga saat ini. Dari tahun 1992 hingga 2019 MIN Denpasar telah mengalami pergantian Kepala Madrasah sebanyak tujuh kali, sebagai berikut :

Tahun 1992 - 1995 : Hj. Yunisia,S.H ( MI Al Muhajirin)
Tahun 1995 - 2001 : Drs. Hud Muhammad  
Tahun 2001 - 2006 : Drs. Noer Yasin
Tahun 2006 - 2010 : Drs. H. Arif Mulakmal, M.Hum  
Tahun 2010 - 2013 : Drs. H. Fadholi  
Tahun 2013 - 2015 : Hj. Ninik Surani, S.PdI.MA
Tahun 2015 – sekarang : Jamalludin, S.Ag.MA

Tidak ada komentar